Pengumuman Cpns Rotating Header Image

Tes Psikotes CPNS

Saat menghadapu CPNS, banyak soal yang harus Anda selesaikan. Mulai tes potensi akademik seperti Bahasa Indonesia atau Pengetahuan Umum sampai psikotes. Dari sejumlah pengalaman cerita, ternyata soal tes psikotes cpns yang terkadang menjadi  batu sangdungan untuk lolos  ke seleksi berikutnya. Sejatinya, psikotes bukanlah hal yang perlu ditakuti. Soal psikotes yang sering diujikan dalam tes CPNS biasanya akan menyudutkan posisi Anda. Bukan karena sulit, tetapi psikotes cukup menyita kerja otak sehingga diperlukan pemikiran yang ekstra keras sekaligus control diri yang mantap. Seperti soal tespsikotes cpns seakan memporak-porandakan skema berpikir pesertanya. Sekali lagi, soal-soal tersebit tidaklah sulit jika mengenal tipikal dan arah soal. Dan tetntu saja menjaga mental diri Anda untuk tetap berpikiran tenang dan terfokus.

Tes psikotes cpns menekankan pada beberapa persoalan yang menuntut pemahaman, ketelitian, konsistensi, dan skema berpikir yang taktis. Materi psikotes untuk cpns yang sering diujikan meliputi tes analogi, antonym dan sinonim, aritmatika, deret angka, melengkapi informasi, ketidaksamaan, ketelitian, dan penalaran logis, dan gambar. Kedelapan tipe soal psikotes cpns inilah yang terkadang menjadi sandungan bagi peserta tes cpns. Seriingkali karena ketidaktahuan dan ketidakseiapan menyelesaikan tipe soal yang demikian menjadi sebuah rintangan yang cukup berat untuk lolos seleksi cpns dan sukes meraih impian.

Dalam setiap tes psikotes cpns, soal-soal visual atau tes gambar (visual) sering menyita konsentrasi dan waktu pengerjaa. Peserta tes dipaksa berpikir keras untuk memecahkan gambar-gambar logika. Tentu saja, bila tidak diisi atau ditinggalkan begitu saja, akan mengurangi poin penilaian. Bagi yang dikaruniai kecerdasan visual-spasial yang baik, soal-soal tes gambar semacam ini bukan sebuah masalah. Mereka dapat denga mudah memecahkan persoalan mereka karena mampu membuat gambaran diatas pikiran secara mendetil dan bergerak, baik secara 2D maupun 3D.

Lalu bagaimana bila kemampuan visual-spasial yang kita miliki tidak terlalu baik atau bahkan kurang? Tentu saja kita akan kesulitan memecahkan persoalan dalam tes gambar. Solusinya, rajin berlatih an mengasah kemampuan dengan beraneka soal tes gambar. Biasanya dalam tes psikotes cpns tes yang diujikan adalah :

  1. Tes logika
    berpikir logis adalah mencari kebenaran dengan cara yang factual (sesuai fakta atau data) dan silogisme. Melalui materi tes ini, Anda bisa mengukur dan mengevaluasi kemampuan berpikir secara logis.
  2. Tes padanan hubungan kata
    melalui materi tes ini, pertama Anda bisa mengukur dan mengevaluasi serta menilai tingkat serta kemampuan dalam mencari kebenaran dengan metode analogis ganda. Karena biasanya analohgi tunggal sudah dilakukan tes sinonima dan antonima. Kedua, Anda juga bisa mengukur kemampuan dalam mencari kebenaran dengan cara metode rasional-indikatif (hubungan-kausalitas).
  3. Tes deret seri
    memalui tes ini, Anda bisa mengetahui pertama kemampuan menajemen problem berbasis skala prioritas, Artinya soal-soal yang terdapat dalam  materi ini mengharuskan Anda untuk secara cermat dan runtut alam mencari kebenaran. Kedua, dalam mencari kebenaran, Anda diharuskan secara professional menganalisis segala permasalahan dan problematika serta kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi ke depan.
  4. Tes quick reading (membaca cepat)

Leave a Reply